Bangkalan, Pojokkiri Madura

Polres Bangkalan menerima Kunjungan oleh Tim Itwasda Polda Jatim dalam rangka asistensi pengisian E-LHKPN (Electronic Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara) yang bertempat di Gedung Aula Wicaksana Polres Bangkalan.

Kedatangan Rombongan Tim Itwasda Polda Jatim yang dikomandani oleh Iptu Gigik Dwi Waluyo S.H., dan IPTU Sri Astutik beserta tim disambut oleh Wakapolres Bangkalan KOMPOL Andi Febrianto Ali, S.E. bersama dengan Para Pejabat Utama serta Kapolsek Jajaran Polres Bangkalan.

Dalam sambutannya, Wakapolres Bangkalan KOMPOL Andi menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun.

“Mewakili Kapolres Bangkalan, kami mengucapkan selamat datang kepada tim, dan mohon maaf apabila dalam penyambutan kurang berkenan. Kepada personil Polres Bangkalan perlu dipahami pentingnya pengisian LHKPN ini, sebagai wujud komitmen Polri dalam melaporkan harta kekayaan yang dimiliki serta upaya pencegahan tindak pidana korupsi di lingkungan Polri. Pastinya menjadi salah satu kriteria nilai WBBM,” terangnya, Jumat (19/1/2024)

Lanjut, Andi menambahkan, bahwa dirinya mengapresiasi kepada anggota yang telah aktif melakukan pengisian LKHPN.

“Saya ucapkan terima kasih kepada anggota Polri yang sudah aktif dan tertib dalam melakukan pengisian LHKPN dan apabila ada yang perlu diperbaiki segera diperbaiki, sehingga tidak ada hal-hal yang kurang,” imbuh wakapolres.

Begitu pula dengan Ketua Tim Iptu Gigik memberikan Informasi terkait dengan pengisian LKHPN di Polres Bangkalan sudah mencapai tahap hampir sempurna.

“Terimakasih atas persiapan pelaksanaan eksistensi dan sudah 100% tinggal lakukan verifikasi, mana yang kurang kita lengkapi. Bagi yang tidak mengisi LKHPN nanti dari pak kasiwas kami dibantu untuk mengkomunir SPT nya sambil menunggu surat dari Itwasda,” tuturnya.

Kemudian, Gigik kembali mengingatkan untuk rutin mengecek email personil sebagai informasi kelanjutan dari proses LKHPN.

"Bagi yang sudah mengisi LKHPN tolong kotak masuk email selalu dimonitor karena biasanya ada anev apabila ada kekurangan, revisi, dari KPK. Apabila menerima email tersebut, maka langsung menghubungi operator di Bangkalan, biar direvisi, dan bisa clear 100%," imbuhnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pendalaman materi dan penelitian berkas oleh Tim Itwasda Polda Jatim dan diikuti seluruh peserta yang hadir. (tan/hms)